Balong Keramat Darmaloka - Wadukdarma

Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Jumat, 09 April 2010

Balong Keramat Darmaloka

Wahana Belajar, Wisata, dan Tafakur


"Balong Keramat Darmaloka merupakan salahsatu bukti sejarah peninggalan para Wali ketika menyebarkan Agama Islam. Balong Keramat tersebut terdiri dari: Balong Ageung (Besar-red), Balong Bangsal, Balong Beunteur, Bale Kambang dan Balong Sumber Air Cibinuang. Balong Keramat Darmaloka bisa ditempuh dengan jarak satu kilo meter dari Wadukdarma ke arah barat-selatan, tepatnya di Desa dan Kecamatan Darma. Balong Darmaloka yang dianggap kecil, pada kenyataanya berfungsi besar bagi kehidupan luas. Kecuali menjadi sumber air bagi masyarakat sekitarnya, Darmaloka merupakan sumber air bagi Wadukdarma. Darmaloka dijadikan tempat berdomisili terakhir sekaligus tempat peristirahatan Syeh Rama Irengan."

Kecil jangan disangka tak berarti atau tak berfungsi. Disadari atau tidak, yang kecil (sedikit) justru itulah sesuatu hal yang malah menarik. Dan kalau tidak diperhatikan, yang kecil bisa jadi bahan penyakit. Karena sesungguhnya dari hal yang kecil, “kebesaran” akan tercipta,” pendapat Totong Hidayat (sekarang Pelaksana Obyek Wisata Wadukdarma), cucu sang Kuncen (Juru Kunci) Balong Keramat Darmaloka, Wahyudin, melengkapi keterangan kakeknya.


Sebagai orang muda yang bakal memneruskan perjuangan leluhurnya, memelihara dan mengelola kelestarian alam Darmaloka, Totong berpendapat: “Cerita Balong Keramat Darmaloka bisa dikatagorikan kepada sebuah legenda. Alasannya, tak ada bukti-bukti  yang akurat untuk menguatkan unsur-unsur sejarah awal terjadinya Balong tersebut. Sampai saat ini,” lanjut Totong, “yang saya dapatkan hanyalah cerita dan cerita dari orangtua.”

Terlepas dari pendapatnya, Totong seorang Pegawai PDAM Kuningan (2008) yang berkantor oprasionalnya di sebelah timur Kawasan Obyek Wisata Wadukdarma, didampingi Wahyudin yang berusia sekitar 80 tahunan lebih, memberi keterangan, “Darmaloka bisa ditempuh dengan jarak satu kilo meter dari Wadukdarma ke arah barat-selatan. Ketinggian tempat tersebut + 700 m di atas permukaan laut (dpl). Luas areal keseluruhan sekitar tiga (3) HA, meliputi daratan dan luas kolam yang dikelilingi pohon-pohon tropis tinggi besar, 700 meter persegi.

Lebih jauh Totong mengatakan, “Balong Darmaloka yang dianggap kecil, pada kenyataanya berfungsi besar bagi kehidupan luas. Kecuali menjadi sumber air bagi masyarakat sekitarnya, Darmaloka merupakan sumber air bagi Wadukdarma.”

Balong Keramat Darmaloka merupakan peninggalan para Wali ketika menyebarkan Agama Islam. Balong Keramat tersebut terdiri dari: Balong Ageung (Besar-red), Balong Bangsal, Balong Beunteur, Bale Kambang dan Balong Sumber Air Cibinuang.

Desa/Kecamatan Darma tempat Balong Keramat Darmaloka berada, cerita Wahyudin, merupakan lokasi Balong ke-5 hasil karya Syeh Rama Irengan (Ireng-Ireng). “Konon,” kata Juru Kunci, “untuk melengkapi usahanya dalam menyebarkan Agama Islam, dalam waktu hanya satu (1) malam, Syeh Rama Irengan, dapat menyelesaikan pembuatan Balong (Kolam-red) sebanyak lima (5) buah di lima (5) lokasi. Pertama, mulai dari daerah utara, yakni: Pasawahan (Talaga Remis). Selanjutnya, menuju ke arah selatan, Balong Cibulan, Balong Dalem, Balong Cigugur, dan terakhir adalah Balong Keramat Darmaloka.

Darmaloka dijadikan tempat berdomisili terakhir sekaligus tempat peristirahatan Syeh Rama Irengan. Kini, tempat tersebut dikelola oleh pihak Pemerintahan Desa Darma dan dijadikan lokasi tujuan wisata, sebagai sumber pendapatan Desa di bawah naungan Dinas Pariwisata Kabupaten Kuningan. Kisaran harga tiket untuk masuk kawasan obyek wisata tersebut, jelas Totong, “Rp. 2.000,- hingga 3.000 rupiah.”

Suatu hal yang menarik di lokasi Balong Keramat Darmaloka, selain sejuk dan menyegarkan suasana alamnya, pepohonan menjulang tinggi, permukaan tanah, mata air dan kolam berbunga Teratai berikan dengan bentuk dan warna yang khas, adalah bentuk bangunan Gapura (Pintu Gerbang) yang antik. Pemandangan tersebut, semuanya bisa membawa imajinasi masing-masing pengunjung ke suasana alam yang telah silam. Imajinasi yang penuh dengan rasa ke-ingin-tahuan tentang  bagaimana kisah kehidupan beberapa ratus tahun ke belakang (masa-masa yang belum tersentuh teknologi), namun Syeh Rama Irengan mampu menyelesaikan lima (5) buah kolam dalam semalam. Itulah keajaiban Karya Sang Pencipta melalui makhluq-Nya (orang sholeh pilihan) yang patut kita renungkan-tafakuri, minimalnya ketika ber-refreshing di lokasi tersebut, yakni: Balong Keramat Darmaloka.


Info Terkait: Sejarah Balong Keramat Darmaloka Versi lainnya. 
 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012