Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Friday, December 10, 2010

Gebyar Tahun Baru 2011: Wadukdarma Bergoyang

Gebyar Tahun Baru 2011, Wadukdarma Bergoyang, Pentas Musik Dangdut plus Pesta Kembang Api, begitulah tulisan yang terdapat pada pamflet selebaran dari pihak Pengelola Wisata Wadukdarma, Ade Sundoro. Melihat kalimat promosi tersebut, rupanya, di penghujung tahun ini (2010), Pengelola Wisata Wadukdarma dibantu Pelaksananya sudah tentu akan lebih serius menyikapi pergeseran angka tahun dari 2010 ke 2011. Kemeriahan Kawasan Wisata Wadukdarma menjelang Tahun Baru Masehi yang sempat vakum selama beberapa tahun ke belakang, di akhir Tahun ini akan dibangkitkan kembali. Harapan Pengelola, perayaan tersebut berdampak positif terhadap perkembangan dan citra Kawasan Wisata Wadukdarma yang selama ini ia kelola. Mudah-mudahan….

Tak dapat dipungkiri lagi, ternyata, sejak Minggu pertama bulan Desember, gaung Tahun Baru Masehi sudah mulai menyentuh jiwa setiap insan di muka bumi ini, termasuk di Wilayah Kabupaten Kuningan tentunya. Mau tidak mau, hati kecil kita harus mengakui bahwa, pergeseran Tahun ini sangat besar pengaruhnya. Satu bukti yang nyata, walau datangnya Tahun Baru ini bisa dikatakan masih satu bulan lagi, siarnya mampu membius dan menggerakan manusia untuk segera merencanakan suatu aktivitas yang semarak dan spektakuler dalam penyambutannya. Entah apa yang dirayakan. Yang jelas, kalau boleh dikata,  pergantian tahun ini seolah-olah sang Penjaga yang sangat dinantikan kehadirannya untuk membuka kunci belenggu; belenggu kejenuhan, kepenatan, dan segala macam rasa sumpek dalam menjalani hidup maupun kehidupan selama setahun ke belakang. Maka, pantaslah bila setiap manusia sangat antusias untuk menyambutnya.

Melihat adanya gejolak manusia yang begitu antusias untuk menyambut kedatangan Tahun Baru Masehi pada setiap tahunnya, karuan saja, bagi seorang spekulan merupakan moment penting yang tak mungkin dibiarkan. Hal itu sudah bukan rahasiah lagi. Orang yang kreatif, pekerja keras dan berjiwa dagang, dirinya akan segera berusaha menyesuaikan diri untuk mengambil keuntungan dari moment tersebut. Contoh nyata pengrajin TEROMPET. Walau hanya terompet, untuk meningkatkan daya jualnya, terompet ini didesain sedemikian rupa. Kecuali bunyi yang dihasilkan bisa bervariasi, bentuknya pun macam-macam dan diusahakan menarik perhatian calon penggunanya.

Kalau kita iseng mengamati aktivitas manusia menjelang detik-detik pergantian Tahun, sejak tenggelam matahari sampai puncak waktu akhir Tahun, globalnya ada tiga macam kegiatan. Pertama, pawai menuju suatu tempat tertentu, di mana tempat tersebut dijadikan basis perayaan penyambutan Tahun Baru. Sudah tentu dalam kegiatan pawai ini, terompet menjadi alat yang paling digandrungi. Kedua, sesampainya di tempat tujuan, kegiatan yang biasa berjalan pada umumnya adalah pentas musik. Seperti di Kawasan Wisata Wadukdarma ini, rencananya, sebagaimana telah disebutkan di awal tadi, akan diadakan hiburan musik dangdut dengan tema: Wadukdarma Bergoyang. Ketiga, merupakan puncak acara, yakni pesta petasan (kembang api). Seperti halnya terompet, kembang api pun dibikin semenarik mungkin oleh pengrajinnya dengan harapan ketika meletus di angkasa setelah disulut, pijaran api yang keluar bisa membentuk percikan spektakuler, menakjubkan bagi penikmatnya. Bila itu terjadi, kepuasanlah yang didapat. Begitulah kira-kira….

Cerita penduduk setempat, beberapa tahun yang telah lalu di Kawasan Wisata Wadukdarma pernah diadakan pesta kembang api untuk menyambut datangnya Tahun Baru Masehi. Karena volume air Wadukdarma surut berkepanjangan, areal untuk pesta kembang api pun sangat leluasa dan bebas memilih tempat di mana saja dan itu adanya di daerah genangan air saat ini. Tahun sekarang, karena memang volume air Waduk selalu penuh, rupanya tempat yang strategis adalah di wilayah Bendungan, apalagi sekarang sudah termasuk Kawasan Wisata. Dengan demikian, perayaan pesta kembang api akan tenang tidak terganggu oleh lalu-lintas kendaraan umum.

Kegiatan puncak penyambutan Tahun Baru Masehi sudah bisa dipastikan tidak lepas dari suara ledakan (letusan) dan percikan api. Untuk mendapatkan perhatian dan kepuasan, kecuali petasan (kembang api), kantong semen pun atau plastik diisi gas oleh orang-orang kreative suka dijadikan peledak. Intinya, apapun itu, yang penting bisa menimbulkan suara yang menggelegar. Dalam hal ini, Pengelola Kawasan Wisata Wadukdarma, Ade Sundoro, sangat mewanti-wanti, “bertindaklah wajar, jangan sampai kepuasan yang kita dapat menjadikan sebuah petaka bagi pihak lainnya.” Lebih jauh Ade menghimbau kepada jajarannya: ”Marilah kegiatan penyambutan Tahun Baru ini dirayakan dengan penuh kontrol diri. Kita adalah Pengelola dan Pelaksana Wisata. Jadi, aktivitas kita jangan sampai keluar dari jalur Sapta Pesona dan Sadar Wisata. Tujuan Kita dari kegiatan ini adalah demi terciptanya Citra Baik dan harumnya Kawasan Wisata Wadukdarma, ” jelas Ade. “Bagi yang tidak sempat dan tidak punya kesempatan untuk pergi keluar kota, atau ke daerah pantai menikmati gemuruhnya ombak lautan, Kawasan Wisata Wadukdarma layak dijadikan alternatif pilihan tujuan Anda. Marilah bergabung bersama Kami, bermalam Tahun-baruan di Wadukdarma. FD-WD

No comments:

Post a Comment

 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012