Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Friday, April 9, 2010

"Waduk Darma" Bukan "Wadukdarma"

"Waduk Darma" bukan "Wadukdarma", "Wadukdarma" tidak sama dengan "Waduk Darma"  walau kedengarannya sama ada kata "Waduk" dan "Darma" apabila diucapkan, namun kalau untuk penulisan sebuah nama tempat, kata guru Bahasa Indonesia yang pernah saya dengar dan masih diingat sampai sekarang, apabila terdiri dari gabungan dua buah kata, seharusnya disatukan dalam penulisannya. 


Seperti contoh kasus yang sering dan banyak saya lihat dalam penulisan sebuah nama tempat wisata di Kabupaten Kuningan. Kalau mengacu pada nasihat guru Bahasa Indonesia tersebut tadi, penulisan yang betul adalah "Wadukdarma" bukan "Waduk Darma" seperti yang telah banyak tersirat pada media cetak ataupun di dunia maya.


"Waduk Darma" bukan "Wadukdarma", "Wadukdarma" tidak sama dengan "Waduk Darma"  walau kedengarannya sama apabila diucapkan, dan bahkan tujuan tempatnya pun sama mengarah ke tempat refreshing di Kabupaten Kuningan bagian barat-selatan, "namun sesungguhnya, kata tersebut bisa beda arti bila dilihat dari cara penulisan," kata guru saya, menegaskan. "Bukti hitam di atas putih lebih kuat dan jelas!"   lanjut Beliau. Saya mengalah dan meng-iyakan apa kata sang Guru  walau di hati tetap merasa dongkol karena tulisan saya dicoret.

Balong Keramat Darmaloka

Wahana Belajar, Wisata, dan Tafakur


"Balong Keramat Darmaloka merupakan salahsatu bukti sejarah peninggalan para Wali ketika menyebarkan Agama Islam. Balong Keramat tersebut terdiri dari: Balong Ageung (Besar-red), Balong Bangsal, Balong Beunteur, Bale Kambang dan Balong Sumber Air Cibinuang. Balong Keramat Darmaloka bisa ditempuh dengan jarak satu kilo meter dari Wadukdarma ke arah barat-selatan, tepatnya di Desa dan Kecamatan Darma. Balong Darmaloka yang dianggap kecil, pada kenyataanya berfungsi besar bagi kehidupan luas. Kecuali menjadi sumber air bagi masyarakat sekitarnya, Darmaloka merupakan sumber air bagi Wadukdarma. Darmaloka dijadikan tempat berdomisili terakhir sekaligus tempat peristirahatan Syeh Rama Irengan."

Kecil jangan disangka tak berarti atau tak berfungsi. Disadari atau tidak, yang kecil (sedikit) justru itulah sesuatu hal yang malah menarik. Dan kalau tidak diperhatikan, yang kecil bisa jadi bahan penyakit. Karena sesungguhnya dari hal yang kecil, “kebesaran” akan tercipta,” pendapat Totong Hidayat (sekarang Pelaksana Obyek Wisata Wadukdarma), cucu sang Kuncen (Juru Kunci) Balong Keramat Darmaloka, Wahyudin, melengkapi keterangan kakeknya.


 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012