Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Thursday, June 16, 2011

Peringatan Hari Air Dunia: Kenapa Helikopter Gubernur?

Rencana Lokasi Pendaratan Helikopter
Persiapan Lokasi Pendaratan Helikopter Gubernur
di Lapang Bola Kawasan Wisata Wadukdarma.
Pelaksanaannya, Helikopter Gubernur Mendarat 

di Alun-alun Desa/kecamatan Darma
Peringatan Hari Air Dunia ke-19 Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2011 diselenggarakan pada hari Selasa, 14 Juni 2011 dengan lokasi di Kawasan Wisata Wadukdarma-Kuningan. Persiapan untuk kegiatan tersebut dimulai sejak empat (4) hari sebelumnya. Selama itu, gaung akan hadirnya orang nomor satu di tingkat Provinsi Jawa Barat (Bapak Ahmad Heryawan) ke lokasi penyelenggaraan Peringatan Hari Air Dunia, telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat sehingga, kedatangan Beliau menjadikan sebuah penantian umum. Apa sih sebenarnya yang dinantikan oleh masyarakat?

Jawaban dari masyarakat awam yang tak pernah merasakan kekurangan air ternyata, menantikan kehadiran Gubernur Jawa Barat ke Kawasan Wisata Wadukdarma ini tidak lain hanya ingin menyaksikan Pesawat Tunggan Gubernur mendarat di Lapangan Bola Kawasan Wisata Wadukdarma. Menurut mereka, bila ada Pesawat mendarat di Kawasan Wisata Wadukdarma, hal tersebut merupakan sejarah yang perlu dicatat. Begitulah jawaban masyarakat yang dipandang awam, lucu, praktis, dan lugas tanpa beban, mencerminkan masyarakat lugu, polos dan jujur : Apa yang dirasa, itulah yang dikata.

Animo masyarakat dalam penantian semakin kuat ketika mereka tahu dan menyaksikan pemetaan areal, yakni pembuatan lingkaran sebagai ciri lokasi untuk pendaratan Pesawat Helikopter di tengah-tengah Lapangan Bola, di belakang Villa Kawasan Wisata Wadukdarma. Konon, alat dan bahan guna persiapan lahan (koordinat pendaratan) tersebut, menurut sumber yang tidak mau disebut namanya, menghabiskan dana hingga Tiga Ratus Ribu Rupiah.

Penantian datangnya Gubernur berakhir ketika ada suara Pesawat Terbang di langit Wadukdarma. Masyarakat berhamburan dengan penuh antusias menuju tempat yang sudah diketahui, yaitu Lapangan Bola Kawasan Wisata Wadukdarma. Termasuk para Fotografer pun ikut berlarian dan bahkan ada yang sudah menanti sejak lama sambil memposisikan diri di sebelah timur Lapangan Bola, membelakangi arah cahaya matahari dengan harapan agar bisa mendapatkan gambar terbaik hasil dari jepretan kamera masing-masing bila suatu saat Tunggangan Gubernur akan mendarat. Arah kedatangan Pesawat sudah ramai diramalkan oleh si Pemburu Foto. Dari arah sana-lah, dari sini-lah dengan suara riuh-rendah, dan ada juga yang lantang memperkuat taksirannya sendiri sambil membidik-bidikan kameranya. Hehehehe…, lucu, ya?

Suasana medadak tegang, beberapa saat menjadi hening. Rasa heran dan penuh tanda tanya mewarnai semua Penunggu datangnya Pesawat Tunggangan Gubernur. Mereka saling pandang tanpa kata sambil meningkatkan konsentrasi pendengaran, terutama para Fotografer Wisata Wadukdarma. Betapa kagetnya mereka, semua yang menanti di pinggir Lapangan Bola termasuk massa menjadi kaget ketika suara Helikopter menghilang dan tak kunjung mendarat. Ada apa gerangan yang terjadi dengan Pesawat Gubernur?

Ahmad Heryawan Bersama Aang Hamid Suganda
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan
Bersama Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda
disambut Rombongan Lengser Menuju Panggung.
Sementara di Lapangan Bola, 
Fotografer ada yg masih setia menantikan
pendaratan Helikopternya. Hehehehe, kasian deh, lho...!
Group Fotografer Wisata Wadukdarma kecele…! Massa penunggu setia di pinggir Lapangan Bola pun kecele…! Ternyata Gubernur Jawa Barat telah didampingi Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda, sedang disambut oleh rombongan Mamang Lengser di halaman Villa di Kawasan Wisata Wadukdarma. Sedangkan Pesawat Helikopter yang dinantikan aksi pendaratannya, telah mendarat di Lapangan Desa/Kecamatan Darma. Suatu tempat yang samasekali tidak dibayangkan oleh sebagian massa. Kenapa demikian?

Bagi Massa yang tidak tahu rencana kerja dan agenda Gubernur, Massa yang menantikan kedatangan Pesawat sambil menyaksikan persiapan lahan pendaratan di Lapangan Bola Kawasan Wisata Wadukdarma tentu saat itu merasa kecewa. Mereka sangat menyayangkan hasil akhir dari pekerjaan dengan biaya Tiga Ratus Ribuan untuk pendaratan Tunggangan Gubernur  tidak dimanfaatkan. Entah apa penyebabnya? Mungkin bagi orang-orang kalangan tertentu, sejumlah uang tersebut tak ada artinya. Namun lain halnya bagi rakyat jelata, Seribu Rupiah pun bisa menjadi susah untuk mendapatkannya apalagi bila tak punya ladang pencarian.

Sambil memendam rasa kecewa, khususnya Fotografer Wisata Wadukdarma, mereka setia dengan cara dan gaya masing-masing mengikuti jalannya Penyelenggaraan Peringatan Hari Air Dunia ke-19. Mereka ingin segera mendengar pidato Gubernur dengan harapan, mendapat jawaban yang menerangkan alasan kenapa Pesawat mendarat di Alun-alun Desa Darma.
  
Menurut keterangan Gubernur dalam pidatonya, rencana kerja (agenda) di Wilayah Kabupaten Kuningan (Wilayah III Cirebon) kecuali acara pokok: Penyelenggaraan Peringatan Hari Air Dunia, ada acara lainnya, yaitu: Peresmian Desa Mandiri dalam Perwujudan Desa Peradaban di Jawa Barat, khususnya di Wilayah III Cirebon. Wilayah Desa tersebut, Desa/Kecamatan Darma kebetulan Kantornya menghadapi Alun-alun di mana Pesawat Tunggangan Gubernur mendarat.

Massa yang kecewa karena tidak bisa menyaksikan Pesawat mendarat di lokasi Penyelenggaraan Peringatan Hari Air Dunia, akhirnya bisa maklum mendengar penjelasan dari pidato Gubernur walau hanya menduga-duga bahwa, Peresmian Desa Mandiri-lah sebagai alasan kenapa Pesawat mendarat di tempat lain--mengabaikan lokasi pendaratan yang sudah dipersiapkan dengan cukup biaya. Sementara, bagi pribadi seorang Gubernur saat itu, bisa jadi tidak mengetahui samasekali ada masyakatnya yang merasa kecewa atas kasus tersebut tadi. Ada-ada saja, apalagi kalau tanpa perencanaan….?! FD-WD

No comments:

Post a Comment

 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012