Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Sunday, November 27, 2011

Sebuah Pulau Muncul di Wadukdarma, Timbul-Tenggelam

Batudatar-Waduk-Darma
Batutdatar: Lahan bercocok tanam yang suka timbul-tenggelam
Sebuah Pulau muncul di perairan Wadukdarma. Kalimat tersebut membuat Ibu Encum seorang warga RT. 02/01 Lingkungan Pahing Jl. Pramuka Kabupaten Kuningan merasa penasaran dan ingin meyakinkan kebenaran berita yang diterimanya. Entah dari mana sumbernya dan siapa yang pertama kali menyebarkan berita munculnya sebuah pulau sehingga sampai ke telinga Ibu Encum, Nining Yuningsih ketika bercerita kepada Penulis, dirinya tidak sempat menanyakan karena konsentrasinya terbagi dengan rencana menjemput anaknya ke Madrasah.

Masih cerita Nining, ketika melewati warung Ibu Encum langkahnya terpaksa harus terhenti karena Penjaga Warung tersebut menahannya dan minta penjelasan tentang munculnya sebuah pulau di Wadukdarma. Nining Yuningsih bisa memaklumi kenapa seorang Ibu penjaga warung mengorek informasi seputar Wadukdarma dari dirinya, karena memang Ibu Encum tahu bahwa tetangganya itu sering ke Kawasan Wisata Wadukdarma.

Begitulah keadaan Wadukdarma. Jangankan bagi warga yang berjarak puluhan kilo meter dari Lokasi Wisata, bagi warga tetangga desanya pun, kalau tidak pernah berkunjung memperhatikan volume air Wadukdarma pada musim penghujan atau kemarau, sudah barang tentu dirinya tidak akan tahu persis apa yang terjadi karena turun-naiknya volume air. Sementara di sisi lain, hal-hal yang dianggap sepele oleh penduduk di sekitar Kawasan Wisata itu, tentang kemunculan Batudatar misalnya, ternyata bisa mencuat jadi berita heboh membikin penasaran massa termasuk salahsatu contohnya Ibu Encum seorang Ibu yang aktivitas sehari-harinya berkutat di sekitar Warung kesayangannya, sumur, dapur dan kasur. 

Sebuah pulau yang dimaksud tiba-tiba muncul oleh Ibu Encum tiada lain adalah satu tempat dengan sebutan “Batudatar” merupakan tanah muncul di perairan Wadukdarma menyerupai Delta di Bengawan (daerah pertemuan sungai dengan lautan). Lokasi tersebut tentunya sangat subur dan sudah biasa dimanfaatkan untuk bercocok tanam palawija oleh penduduk setempat. Hasil panen Kacang Tanah, Jagung atau tanaman Palawija lainnya dari Batudatar seandainya musim penghujan tidak segera tiba, bisa melimpah-ruah sangat menggembirakan. Sayangnya, kondisi keberadaan daratan tersebut tidak bisa dipastikan berapa lama akan bertahan. Sehingga para petani yang rajin bercocok tanam di lahan Batudatar itu terutama akhir-akhir ini, bisa dikatakan melakukan bercocok tanam spekulasi yang berharap-harap penuh kecemasan. 

Buktinya, kondisi daratan Batudatar saat ini tidak mampu bertahan seumur jagung. Tanaman Kacang Tanah yang mulai tumbuh subur menampakan daunya milik Oyon Sopyan seorang Fotografer Wisata hanya mampu jadi “Kebang Mata” penanamnya, tidak bisa menghasilkan sesuai dengan harapan karena mulai tenggelam akibat adanya musim penghujan. Apa yang dikatakan Ibu Niah, seorang pedagang rujak di Kawasan Dalam Obyek Wisata, “Bercocok tanam di lahan Batudatar, apapun tanamannya, hasil akhirnya adalah penyesalan.” Penyesalan yang timbul-tenggelam dalam perasaan bagaikan timbul-tenggelamnya pulau (daratan Batudatar) di perairan Wadukdarma. FD-WD

No comments:

Post a Comment

 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012