Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Saturday, December 10, 2011

Sapuan Angin Dahsyat Menegangkan

Wadukdarma: Rabu, 07/12/2011 hampir seharian suasana Kawasan Dalam obyek Wisata Wadukdarma sepi. Kalaupun ada Pengunjung yang datang hanya beberapa orang saja. Hal ini bisa dimaklumi karena akhir-akhir ini cuaca di wilayah Kabupaten Kuningan, khususnya di wilayah Kawasan Wisata yang berada di Kecamatan Darma, kurang mendukung untuk berlama-lama santai menikmati indahnya alam di Kawasan Wisata tersebut.

Bagi para Fotografer, situasi cuaca seperti itu tentunya sangat berpengaruh. Aktivitas sejak pagi hingga sore hanya jalan dan  duduk berpindah-pindah dari bangku yang satu ke bangku yang lainya, diselingi obrolan atau kelakar dengan pelaku usaha lainnya sebagai pengusir kejenuhan. Ada pula yang seolah termenung menerawang jauh memperhatikan tepian alam Wadukdarma. Perubahan alam, terutama cuaca, akhir-akhir ini susah diprediksi dan tidak bisa ditebak-tebak. Sesuatu yang bakal terjadi setelah saat ini, merupakan hal misterius bagi kebanyakan manusia. Dulu, setiap bulan Masehi berakhiran “ber” bisa dipastikan sebagai bulan musim penghujan. Pengetahuan itu merupakan warisan tak bisa dilupkan dari Guru Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar.  Sekarang, ketentuan atau perhitungan dari sang Guru sudah tidak tepat lagi dan cenderung tidak berlaku.

Suara bergemuruh diiringi suara dahan pepohonan yang patah karena saling beradu Rabu Sore, 07/12/2011 membuyarkan renungan seorang Fotografer bernama Ndut Nurjaman. Dia menceritakan kepada Penulis, suara dahsyat itu datang dari sekitaran daerah Cipasung, tepian jauh yang bersebrangan dengan Kawasan wisata Wadukdarma. Tepatnya arah barat-selatan dari Kawasan Wisata tempat di mana Nurjaman duduk. Belum juga sempat berpikir tentang penyebab sumber suara, Nurjaman menerangkan, “Sebuah benda berwujud kerucut raksasa tiba-tiba muncul dari perairan Wadukdarma berputar bagaikan gasing. Ukurannya semakin membesar dan tinggi bergerak maju meliuk-liuk.”

Yang membuat tegang bagi Nurjaman dan orang-orang di sekitarnya saat menyaksikan munculnya wujud tersebut, seorang Penduduk Pencari Ikan menggunakan rakit kecil dan lajunya dengan kekuatan layar sederhana berada tepat di sasaran kerucut air raksasa. Bahaya akan menimpa sang Pencari Ikan sudah ada dalam bayangan Nurjaman. Pandangannya seolah tak berkedip senantiasa tertuju pada sang Pencari Ikan sambil tangannya refleks membuka kamera. Pikir Nurjaman, bagaimana pun hasil gambarnya, yang penting momen langka tersebut bisa diabadikan.

Dalam situasi tersebut ada yang aneh bagi Nurjaman. Seharusnya, Pencari Ikan itu cari aman--tertelungkup merapat ke rakitnya atau bagaimana-lah agar terhidar dari sapuan angin dahsyat yang datang. Namun sebaliknya, Pencari Ikan kelihatan segera berdiri sambil menelungkupkan tangan ke posisi telinganya, menghadap tepat, seraya menengadah ke gulungan benda putih tinggi besar. Sungguh diluar dugaan, sembulan air yang menggasing itu sesat setelah Pencari Ikan berdiri, arah gerakannya tiba-tiba membelot ke arah barat-utara menuju daratan Ciook. Sehubungan dengan keanehan tersebut, “Pencari Ikan itu rupanya mengumandangkan Adzan!” kata Nurjaman, menduga. Sampai berita ini diutarakan oleh Nurjaman, tak ada korban jiwa. Namun menurut cerita Tukang Es (Bah Suhud) dari daerah Bakom Kecamatan Darma yang biasa berjualan di Kawasan Wisata, melintasnya kekuatan angin dahsyat yang berputar ke daerah Ciook, sempat memporak-porandakan beberapa rumah. FD-WD

No comments:

Post a Comment

 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012