Social Icons

Danamaya-WisataDarma-TwitterTamu Wisata Darma 2014-Facebookgoogle pluslinkedinrss feedemail
PageRank Checkerblog-indonesia.com

Wednesday, February 8, 2012

Pasang-Surut Wadukdarma Menjanjikan

Kepala sama berambut namun pikiran berbeda-beda. Tentunya, cara dan sudut pandang pun bisa berbeda walau fokus kita sama, misalnya, tentang Wadukdarma meliputi Kawasan Wisatanya. Cerita dan penilaian seseorang terhadap tempat tersebut bisa bervariasi, tergantung suasana perasaan hati: iri, keki, dendam, benci, kecewa, atau suka. Dari rasa yang sebenarnya ditujukan kepada manusia (seseorang atau golongan), akhirnya alam indah Wadukdarma tak berdosa kena imbasnya. Contoh kecil: “Wah, ngapain main ke Wadukdarma, Obyek Wisata jelek kagak ada apa-apanya!” celoteh seseorang dengan ketus. 

Coba kita cermati kalimat umpatan semacam tadi, yang jelek itu apanya, atau siapa…? Ternyata setelah ditelusuri kenapa seseorang berkata demikian, alasannya sederhana: Karena masuk lokasi Wisata Wadukdarma harus bayar tiket. Sementara di lain pihak, ada yang merasa tarip nginap di Villa kemahalan tidak seimbang dengan fasilitas yang tersedia buat konsumen. Hanya karena itulah di antaranya, Kawasan Wisata yang lugu tak berbuat ulah, harus kena getahnya: “Dikata-katain jelek dan segala macamnya.”

Terlepas dari semua itu, mari kita tengok sebagian kecil hikmah dari alam Wadukdarma. Pasang dan surut perairan Bendungan di Wilayah Barat Daya Kuningan ini, bagi orang-orang yang kreatif dan kritis dalam cara pandang serta pemikiran untuk tetap maju guna mempertahankan diri menjalani kehidupan, sungguh banyak manfaat yang akan didapat. Intinya, sebagai manusia yang berakal, jangan memaksa alam dengan segala cara harus berubah setiap saat mengikuti kehendak kita. Pekerjaan itu akan sulit dan hanya membuat susah yang berkepanjangan. Alangkah bijak, kita sebagai manusia harus berusaha menyesuaikan diri (beradaptasi) dengan alam. Jika prilaku tersebut dapat dilaksanakan maka, mencuatlah kalimat mutiara, “Berbahagialah bagi orang-orang yang bisa menempatkan diri (beradaptasi) dengan alam dan lingkungan di sekitarnya.”

Kaitannya dengan Wadukdarma, sebagaimana telah kita maklumi bahwa, fungsi tempat tersebut adalah penampung air dan merupakan sumber pengairan buatan manusia terbesar di Kabupaten Kuningan. Pasang dan surutnya volume air di Wadukdarma sudah menjadi kebiasaan, jangan aneh. Orang yang jeli terhadap kondisi tersebut, mereka cepat tanggap dan segera muncul ide cerahnya guna beradaptasi. Bila volume air Wadukdarma penuh, kegiatan apa yang cocok dilakukan dan menyenangkan (mendatangkan penghasilan). Serta, bila volume airnya surut sampai mengering berbulan-bulan, aktivitas apa yang harus dikerjakan di atas lahan tersebut agar bisa menghidupi. Begitulah kurang-lebihnya pemikiran orang-orang kreatif untuk beradaptasi dengan alam sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing. 

Permainan Jet Ski di Wadukdarma
Permainan Jet Ski di Wadukdarma
Demontrasi penunggang Jet Ski yang terabadikan oleh Fotografer Wisata Wadukdarma, 31/07/2011 merupakan satu contoh aktivitas yang jelas-jelas disesuaikan dengan kondisi perairan Wadukdarma dan, rupanya atraksi tersebut adalah kesenangan dari orang yang sering berkunjung, atau sebelumnya, penggemar Jet Ski itu telah mengetahui kondisi alam lingkungan di Kawasan Wisata Air terluas Kabupaten Kuningan sehingga, usaha membawa mainan kesayangannya tidaklah sia-sia, karena tepat pada waktu itu keberadaan Wadukdarma volume airnya cukup mendukung bagi permainan Jet Ski.

Rentetan aksi kebut-kebutan di perairan Kawasan Wisata pada tanggal 31 Juli 2011 merupakan kegiatan yang ke sekian kalinya dilakukan oleh pengunjung. Tidak menutup kemungkinan, aktivitas tersebut bisa menjadi perhatian pengembang kreatif sebagai cikal-bakal, dasar kajian untuk membuat konsep penataan Kawasan Wisata Air yang menjanjikan di masa mendatang.

Kebun Jagung Wadukdarma
Hamparan Kebun Jagung Masyarakat
Ketika Wadukdarma mengering
Dalam kondisi lain, bila keadaan Wadukdarma mengering berbulan-bulan, keadaan itu pula cukup menjanjikan bagi masyarakat setempat yang kreatif gemar bercocok tanam palawija, menanam jagung misalnya. Atau menanam tanaman palawija yang cenderung berumur pendek, bisa dipanen dalam waktu beberapa bulan seperti halnya, kacang tanah serta kacang panjang. Becocok tanam di lahan tersebut hasilnya cukup menjanjikan juga karena memang kalau Wadukdarma mengering, keadaan tanahnya cukup subur dan gembur. Jadi, jika lahan itu tidak dimanfaatkan, akan mubadzir tidak terpelihara, dipenuhi rerumpunan semak belukar yang sudah barang tentu akan mengganggu Kawasan Wisata Air dan lebih sulit penyiangannya menjelang musim penghujan tiba. "FD-WD"
===============================================================================
Info Terkait : Lahan Genangan WadukDarma Berangsur Dijadikan Ladang Pertanian  

No comments:

Post a Comment

 

MANAGER UNIT
Obyek Wisata Wadukdarma
HP : 087 723 302 220
Head office - Telp./Fax :
(0232) 8881389

 
Kawasan Wisata Alternatif Tujuan Liburan Anda di Desa Jagara, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan - Jawa Barat - Indonesia 45562, dikelola pihak PDAU Kabupaten sejak Januari 2012